Situs Pendidikan Bahasa Indonesia

BAB 7: Berbahasa Persuasif

                     Berbahasa Persuasif

Asslamualaikum wr.wb. Selamat datang diblog Pendidikan Bahasa Indonesia. Pada kesempatan kali ini disemester 2 saya akan mengepost materi bab 7 tentang Berbahsa Persuasif. Selamat menyimak.
Kalimat Persuasif – Pengertian, Ciri, Paragraf, Syarat, Langkah, Contoh : Istilah persuasif merupakan alihan bentuk kata persuation dalam bahasa Inggris. Bentuk kata persuation diturunkan dari kata persuade yang artinya membujuk atau meyakinkan. Jadi paragraf persuasif adalah paragraf yang isinya menyatakan suatu ajakan, bujukan, atau himbauan terhadap sesuatu dengan harapan agar pembaca mau mengikuti apa yang dilontarkan oleh penulis.

Pengertian Kalimat Persuasif


Kalimat persuasif dalam hal ini bersifat membujuk, mungkin kalian bertanya-tanya apa sih pengertian dari kalimat persuasif…?? Kalimat persuasif ialah kalimat yang dalam hal ini bertujuan untuk meyakinkan serta membujuk orang lain supaya mau mengikuti atau membeli produk yang diiklankan.

Ciri-Ciri Kalimat Persuasif

Untuk hal ini suatu kalimat dapat dikatakan kalimat persuasif apabila memiliki beberapa cirri-ciri sebagai berikut yang antaranya yaitu:
  • Kalimat persuasif bersifat ajakan.
  • Karena hamper sama dengan kalimat perintah, kalimat persuasi menggunakan tanda seru.
  • Kalimat persuasi biasa digunakan dalam bahasa-bahasa iklan, slogan, himbauan dan lain-lain.
  • Kalimat persuasi sering menggunakan kata-kata persuasif, diantaranya ialah ayo, marilah, dan lain-lain.
  • Kalimat persuasif ditulis dengan sangat menarik, bahkan diberi rima yang sehingga orang-orang yang membacanya pun akan selalu mengingatnya.

Contoh Kalimat Persuasif

Ada beberapa contoh kalimat persuasif, perhatikan kalimat berikut ini:
  • Buang sampah pada tempatnya!
  • Olahragalah sampah pada tempatnya!
  • Olahraga yang teratur!
  • Ayo berolahraga dengan teratur!

Kalimat nomor 2 dan 4 merupakan kalimat persuasif karena bersifat ajakan dan bukan hanya menyuruh secara langsung seperti pada kaoimat nomor 1 dan 3, sedangkan kalimat nomor 1 dan 3 disebut juga dengan kalimat perintah.

Supaya pembaca mengikuti apa yang disampaikan di dakam kalimat tersebut, biasanya kalimat persuasif diikuti dengan kalimat-kalimat pendukung yang kuat, sehingga pembaca atau pendengar mun akan merasa yakin dan melakukannya. Dan kalimat persuasif dan kalimat-kalimat penjelas tersebut akan membentuk suatu paragraf yang disebut dengan paragraf persuasif.

Langkah-Langkah Penulisan Paragraf Persuasif

Adapun langkah-langkah menulis paragraf persuasif sebagai berikut.
  • Menentukan topik karangan.
  • Mengumpulkan data.
  • Menyusun kerangka paragraf.
  • Mengembangkan kerangka paragraf.
Demikian ngepost saya kali ini, terimakasih dan semoga bermanfaat.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.